Latihan Kardio dengan Musik: Cara Membuat Workout Menyenangkan
Latihan Kardio dengan Musik: Cara Membuat Workout Menyenangkan – Berolahraga kardio seperti lari, bersepeda, skipping, atau HIIT sering kali terasa berat jika dilakukan tanpa motivasi tambahan. Salah satu cara paling sederhana namun sangat ampuh untuk meningkatkan semangat latihan adalah memadukan latihan kardio dengan musik. Musik terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan performa, memperbaiki mood, bahkan membantu kamu bertahan lebih lama dalam sesi latihan yang menantang.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana musik memengaruhi latihan kardio, cara memilih lagu yang tepat, dan tips membuat playlist pribadi agar olahraga jadi aktivitas yang dinanti-nanti.
Latihan Kardio dengan Musik: Cara Membuat Workout Menyenangkan

Manfaat Latihan Kardio dengan Musik
π΅ 1. Meningkatkan Energi dan Semangat
Musik dengan tempo cepat dan beat kuat dapat merangsang sistem saraf dan melepaskan dopamin, hormon yang membuat kita merasa senang dan berenergi. Ini sangat berguna saat kamu merasa lelah di tengah sesi latihan.
π§ 2. Mengalihkan Fokus dari Kelelahan
Saat kamu fokus pada musik dan lirik lagu, otak akan lebih sedikit memperhatikan sinyal kelelahan dari tubuh. Akibatnya, kamu bisa terus berolahraga lebih lama tanpa terlalu merasakan capek.
πΊ 3. Menjaga Ritme Gerakan
Lagu dengan tempo stabil akan membantumu menjaga ritme saat berlari, melakukan jumping jack, atau bersepeda. Ini penting untuk menjaga efisiensi gerakan dan menghindari cedera karena gerakan tidak stabil.
π§ 4. Mengatur Intensitas Latihan
Dengan memilih lagu berdasar BPM (beats per minute), kamu bisa menyelaraskan tempo lagu dengan target intensitas latihan. Misalnya, BPM 120β140 cocok untuk jogging ringan, sedangkan 150β180 BPM cocok untuk HIIT atau sprint.
Cara Memilih Musik yang Tepat untuk Kardio
π§ 1. Perhatikan BPM (Beats per Minute)
-
100β120 BPM: Pemanasan dan pendinginan
-
120β140 BPM: Jogging, jalan cepat, sepeda santai
-
140β160 BPM: Zumba, aerobik, latihan intensitas sedang
-
160β180+ BPM: HIIT, lari cepat, tabata
π 2. Pilih Genre Favorit
Genre musik sangat subjektif. Beberapa genre populer untuk kardio antara lain:
-
EDM dan house music
-
Pop upbeat (misalnya BTS, Dua Lipa, Doja Cat)
-
Hip hop energik
-
Rock alternatif
-
Musik Latin atau K-pop untuk zumba dan dance cardio
πΆ 3. Gunakan Lagu dengan Lirik Memotivasi
Lagu seperti βEye of the Tigerβ, βStrongerβ, atau βDon’t Stop Me Nowβ punya lirik yang bisa menambah semangat dan tekad saat latihan terasa berat.
π² 4. Gunakan Aplikasi Pemutar Musik dengan Fitur Olahraga
Beberapa aplikasi punya playlist bawaan untuk latihan:
-
Spotify (fitur Workout, Running, HIIT Beats)
-
Apple Music (Fitness Mix)
-
YouTube Music (banyak curated playlist HIIT dan dance)
-
Peloton App (kombinasi latihan & musik)
Tips Membuat Playlist Latihan Kardio Pribadi
π Buat setlist berdasar fase latihan:
-
2β3 lagu pemanasan (100β120 BPM)
-
6β10 lagu utama (140β180 BPM)
-
2 lagu pendinginan (90β110 BPM)
π Gunakan fitur crossfade agar perpindahan lagu tidak mengganggu ritme
π Pilih durasi playlist sesuai waktu latihan: misalnya 30β45 menit
π Perbarui playlist tiap minggu agar tidak bosan
π§ Coba gunakan earphone tahan keringat atau headphone olahraga anti-slip
Rekomendasi Playlist untuk Latihan Kardio
πΌ Cardio Boost (EDM & Pop):
-
David Guetta β Titanium
-
Calvin Harris β Summer
-
Dua Lipa β Physical
-
BTS β Dynamite
-
Kygo β Higher Love
π₯ HIIT Intensity Mix:
-
Eminem β Lose Yourself
-
Linkin Park β Bleed It Out
-
Skrillex β Bangarang
-
Kanye West β Stronger
-
Zedd β Clarity
π§ Cooling Down / Stretching:
-
Coldplay β The Scientist
-
Billie Eilish β Ocean Eyes
-
John Mayer β Gravity
-
HONNE β Location Unknown
Kesimpulan
Latihan kardio dengan musik bukan hanya menambah keseruan, tetapi juga meningkatkan efisiensi latihan, menjaga konsistensi gerakan, serta meminimalkan rasa lelah. Dengan playlist yang tepat, sesi latihan yang semula terasa berat bisa berubah menjadi pengalaman menyenangkan dan memotivasi.
Jadi, siapkan earphone favoritmu, pilih lagu andalan, dan ubah setiap latihan menjadi konser pribadi yang membakar kalori!